Skip to content
Kamis 21 Mei 2026

Pemberian insentif dorong pariwisata berkembang di Lampung

Riski Riski 23 April 2026

Pemberian insentif dorong pariwisata berkembang di Lampung

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan pemberian insentif pariwisata dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata daerah.

“Setelah dilakukan perbaikan infrastruktur jalan melalui pembangunan jalan di jalur wisata, maka nantinya infrastruktur dan akses di jalur pariwisata akan mudah, kita tinggal mengembangkan desain pariwisatanya untuk daerah wisata agar makin berkembang,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan salah satu desain pariwisata yang akan dikembangkan adalah pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, salah satunya di pesisir Pesawaran, Tanggamus dan Lampung Selatan.

“Tapi pembentukan ini juga perlu insentif-insentif yang diberikan oleh kita untuk menarik investasi di sektor usaha wisata ini bisa cepat masuk ke kabupaten,” katanya.

Dia menjelaskan pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan pemberian insentif pariwisata dalam bentuk tax holiday serta diskon pajak barang dan jasa tertentu atau insentif pajak pembangunan 1 (PB 1).

“Kami sedang mempertimbangkan, mempersiapkan, dan mempelajari untuk memberi kemudahan berinvestasi dalam pengembangan sektor pariwisata, melalui pemberian insentif berupa tax holiday ataupun insentif PB 1. Namun perlu persetujuan dari pemerintah kabupaten, terutama dari Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran karena destinasi wisata ini ada di wilayah mereka,” ucap dia.

Menurut dia, pemberian insentif tersebut tidak hanya diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, tapi harus dilakukan juga oleh pemerintah kabupaten.

“Jadi nanti direncanakan semua destinasi wisata ini akan menjadi kesatuan, membentuk suatu kawasan dan setelah berkembang dinaikkan statusnya menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nasional,” tambahnya.

Ia melanjutkan hal tersebut dilakukan untuk membuat daerahnya lebih ramah dengan investasi, sekaligus menghidupkan ekosistem pariwisata daerah yang terintegrasi.

“Jadi kita tidak boleh biarkan pariwisata tumbuh organik saja, tapi perlu didesain dan diberi stimulus. Kita harus buat Lampung ramah akan investor dan ramah wisatawan. Sehingga sektor ekonomi lainnya akan bertumbuh melalui langkah-langkah terukur ini,” ujar dia.

Share: