Skip to content
Kamis 21 Mei 2026

Peringatan Dini Dari BMKG, BPBD Bandar Lampung Ingatkan Warga Siaga Pohon Tumbang dan Roboh Talud

Riski Riski 24 April 2026

Peringatan Dini Dari BMKG, BPBD Bandar Lampung Ingatkan Warga Siaga Pohon Tumbang dan Roboh Talud

BANDARLAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Jumat, 24 April 2026.

 

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai angin kencang yang berisiko menyebabkan pohon tumbang di sejumlah wilayah.

 

Berdasarkan update BMKG pukul 10.20 WIB, kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi mulai berlangsung pukul 10.30 WIB dan berpotensi bertahan hingga pukul 13.00 WIB.

 

Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, mengonfirmasi bahwa selain curah hujan tinggi, ancaman utama yang perlu diwaspadai adalah angin kencang.

 

Kami meminta masyarakat memberikan perhatian ekstra terhadap potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang. Bagi pengendara maupun pejalan kaki, sangat disarankan untuk tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik guna menghindari risiko kecelakaan,” ujar Rudi, Jumat pagi.

 

 

 

Wilayah yang Masuk Zona Peringatan Dini Lampung Timur seperti Sukadana, Way Jepara, Labuhan Ratu, Braja Selebah, Mataram Baru, dan kawasan TNWK.

 

Lalu, Lampung Selatan seperti, Kalianda, Bakauheni, Penengahan, Sidomulyo, Palas, dan Sragi.

 

 

 

Kemudian, Lampung Tengah seperti, Bandar Mataram, Selagai Lingga, dan Bandar Surabaya.

 

Kepala Pelaksana BPBD Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengungkapkan bahwa curah hujan tinggi sebelumnya telah mengakibatkan talud sungai roboh dan merusak dua rumah warga milik Ibu Siti Fatonah dan Bapak Candra Kurniawan.

 

“Dikarenakan hujan dan bangunan talud roboh karena yang terkikis, terjadi kerusakan berat di bagian tembok dapur warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” terang Idham.

 

Idham memastikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) bersama Satgas terpadu dari Damkar, Pol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan evakuasi dan tetap bersiaga di lapangan.

 

“Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan genangan dan area dengan pohon esar untuk tetap waspada. Segera lapor jika ditemukan dahan pohon yang mulai patah atau membahayakan,” tambahnya.

 

Bagi masyarakat Bandar Lampung yang mengalami atau menemukan keadaan darurat, dapat menghubungi pusat bantuan melalui Call Center 117, Nomor Ponsel 0821-8099-2105 / 0811-1160-9117

 

Serta, mengupdate informasi cuaca Lampung terkini dapat terus dipantau secara mandiri.

Share: