Skip to content
Selasa 28 Juli 2026

Proyek  Perbaikan Jalan  Lintas Sumatera  Natar Hingga Tegineneng  Yang Terkesan Abadi , Puluhan Tahun Informasi Papan Proyek  Tidak Terlihat

Riski Riski 10 Juli 2026
‪Lampung – Proyek perbaikan infrasruktur Sepanjang  jalan Lintas Sumatera  Natar hingga Bandara Raden Intan II  seolah-olah menjadi proyek abadi yang tak kunjung jelas kapan akan selesai disinyalir menjadi ajang Korupsi.
“Pasalnya disetiap Tahun ,Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) selalu disibukkan dengan proyek perbaikan jalan  tanpa papan proyek yang dikabarkan menyedot anggaran cukup besar.
“Patut diketahui Proyek perbaikan jalan tanpa plang nama melanggar prinsip transparansi. Sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Presiden, setiap proyek negara wajib memasang papan informasi. Selain itu, pengerjaan yang tidak dikelola dengan manajemen lalu lintas (manajemen lalin) yang baik berpotensi melanggar hak pengguna jalan untuk berlalu lintas dengan aman dan lancar.Pekerjaan yang memicu keluhan karena mengganggu aktivitas harian masyarakat dan tidak dilengkapi papan nama bisa disikapi.
Informasi yang di peroleh  dari sejumlah sumber  ,pengerjaan perbaikan jalan sepanjang jalan Natar hingga Tegineneng  sejak Tahun 2001  hingga sekarang  dikabarkan hanya menjadi proyek dugaan ajang korupsi Tahunan semata yang di kerjakan oleh satu pemilik Perusahaan pelaksana  proyek dan tanpa plang informasi proyek hingga saat ini .
“Proyek  sepanjang jalan Natar hingga Tegineneng bertahun – tahun  pak sudah jadi darah daging bagi pelaksana proyek nya “setiap  setahun mungkin sudah tidak terhitung lagi proyek dari tambal sulam lalu di sulam lagi  nanti di bongkar di pasang lagi  sudah menjadi  ajang korupsi pak .herannya lagi dari  jaman enak sampe kembali gak lagi ke jaman gak enak belum pernah masyarakat melihat ada papan proyek nya jadi gak ada yang tau nilai  dana pengerjaan proyek nya  dan bos proyeknya pun itu – itu saja cuma  seperti nya gak pernah ganti – ganti yang saya tau .ucapnya kepada wartawan
Hingga berita ini diturunkan  belum  adanya konfirmasi terkait  perusahaan yang melakukan pelaksanaan proyek awak media masih menelusuri  pihak yang melakukan pengerjaan proyek .(Red)
Share: